Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

 


Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

 

Angka kasus COVID-19 hingga saat ini terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan di Indonesia. Masyarakat pun terus dihimbau untuk tetap berada di dalam rumah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. Namun, pada kondisi tertentu kita tetap harus keluar rumah untuk melakukan aktivitas tertentu.

Gejala infeksi virus corona

Dilansir dari DW, gejala Covid-19 yang sering terjadi, yakni :

·         Demam

·         Batuk kering

·         Kehilangan bau dan rasa

Sementara itu, gejala spesifik lain yang terkadang muncul, yakni :

·         Pilek

·         Nyeri otot

·         Kelelahan

·         Sakit tenggorokan

·         Sesak napas

·         Sakit kepala

·         Radang paru-paru

Gejala Covid-19 yang jarang terjadi :

·         Diare (lebih mungkin terjadi pada anak-anak)

·         Ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau kaki

Bersin bukanlah gejala yang disebabkan oleh virus corona Covid-19. Jadi, jika Anda harus bersin sepanjang waktu dan pilek, Anda mungkin sedang pilek atau flu biasa.

Proses penularan virus corona  

Rute penularan utama Covid-19 adalah ketika menghirup tetesan atau aerosol yang mengandung virus yang dilepaskan saat orang yang terinfeksi bernapas, batuk, berbicara, bernyanyi atau berteriak.

Untuk alasan ini, jarak minimal 1,5 meter (5 kaki) harus dipertahankan untuk orang lain. Jika Anda tinggal dalam waktu lama di ruangan kecil, berventilasi buruk, atau tidak berventilasi tempat ada orang yang terinfeksi, risiko infeksi meningkat.

Asalkan jarak minimum dipertahankan, transmisi lebih jarang terjadi di luar ruangan karena udara umumnya sedang bergerak.

Transmisi kontak melalui permukaan yang terkontaminasi tidak dapat dikesampingkan, terutama di sekitar orang yang terinfeksi.


Mencegah penularan

Langkah-langkah efektif untuk meminimalkan risiko penularan :

·         Menjaga jarak dengan orang lain

·         Kepatuhan dengan aturan kebersihan

·         Mengenakan masker

·         Isolasi cepat orang-orang yang dites positif

·         Identifikasi dan karantina awal kontak dekat

Menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, dan mengudara secara teratur mencegah penyebaran tidak hanya virus corona baru, tetapi juga membantu melawan flu dan penyakit menular lainnya.

Agar tetap aman saat harus pergi keluar rumah, Kementerian Kesehatan membuat sebuah protokol kesehatan sebagai solusinya. Protokol kesehatan adalah aturan dan ketentuan yang perlu diikuti oleh segala pihak agar dapat beraktivitas secara aman pada saat pandemi COVID-19 ini. Protokol kesehatan dibentuk dengan tujuan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas secara aman dan tidak membahayakan keamanan atau kesehatan orang lain.

Panduan protokol kesehatan pencegahan Covid-19                                 

Berikut ini rinciannya, berdasarkan informasi yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19:

1.      Jaga kebersihan tangan

Bersihkan tangan dengan cairan pencuci tangan atau hand sanitizer, apabila permukaan tangan tidak terlihat kotor. Namun, apabila tangan kotor maka bersihkan menggunakan sabun dan air mengalir. Cara mencucinya pun harus sesuai dengan standar yang ada, yakni meliputi bagian dalam, punggung, sela-sela, dan ujung-ujung jari.

2.      Jangan menyentuh wajah

Dalam kondisi tangan yang belum bersih, sebisa mungkin hindari menyentuh area wajah, khususnya mata, hidung, dan mulut. Sebab tangan kita bisa jadi terdapat virus yang didapatkan dari aktivitas yang kita lakukan. Sebab apabila tangan yang kotor digunakan untuk menyentuh wajah, khususnya di bagian yang sudah disebutkan sebelumnya, maka virus dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh.

3.      Terapkan etika batuk dan bersin

Ketika kita batuk atau bersin, tubuh akan mengeluarkan virus dari dalam tubuh. Jika virus itu mengenai dan terpapar ke orang lain, maka orang lain bisa terinfeksi virus yang berasal dari tubuh kita. Terlepas apakah kita memiliki virus corona atau tidak, etika batuk dan bersin harus tetap diterapkan.

Caranya, tutup mulut dan hidung menggunakan lengan atas bagian dalam. Bagian ini dinilai aman menutup mulut dan hidung dengan optimal, selain itu bagian lengan atas dalam ini tidak digunakan untuk beraktivitas menyentuh wajah.

Sehingga relatif aman. Selain dengan lengan, bisa juga menutup mulut dan hidung menggunakan kain tisu yang setelahnya harus langsung dibuang ke tempat sampah.

4.      Pakai masker

Bagi Anda yang memiliki gejala gangguan pernapasan, kenakanlah masker medis ke mana pun saat Anda keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain. Setelah digunakan (masker medis hanya bisa digunakan 1 kali dan harus segera diganti), jangan lupa buang masker di tempat sampah yang tertutup dan cuci tangan setelah itu. Namun, bagi Anda yang tidak memiliki gejala apapun, cukup gunakan masker non-medis, karena masker medis jumlahnya lebih terbatas dan diprioritaskan untuk mereka yang membutuhkan.

5.      Jaga jarak

Untuk menghindari terjadinya paparan virus dari orang ke orang lain, kita harus senantiasa menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter. Terlebih, jika orang tersebut menunjukkan gejala gangguan pernapasan. Jaga jarak juga dikenal dengan istilah physical distancing. Kita dilarang untuk mendatangi kerumunan, meminimalisir kontak fisik dengan orang lain, dan tidak mengadakan acara yang mengundang banyak orang.

6.      Isolasi mandiri

Bagi Anda yang merasa tidak sehat, seperti mengalami demam, batuk/pilek/nyeri tenggorokan/sesak napas, diminta untuk secara sadar dan sukarela melakukan isolasi mandiri di dalam rumah. Tetap berada di dalam rumah dan tidak mendatangi tempat kerja, sekolah, atau tempat umum lainnya karena memiliki risiko infeksi Covid-19 dan menularkannya ke orang lain.

7.      Jaga kesehatan

Selama berada di dalam rumah atau berkegiatan di luar rumah, pastikan kesehatan fisik tetap terjaga dengan berjemur sinar matahari pagi selama beberapa menit, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan melakukan olahraga ringan.

Istirahat yang cukup juga sangat dibutuhkan dalam upaya menjaga kesehatan selama masa pandemi.


Sumber :                                                            

https://tirto.id/apakah-yang-dimaksud-protokol-kesehatan-covid-19-f3W3

https://www.kompas.com/tren/read/2020/11/11/143000865/penting-disimak-ini-panduan-protokol-kesehatan-pencegahan-covid-19?page=all

 

Komentar

Postingan Populer